Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Wisata Sejarah di Yogyakarta dan Sekitarnya

Ada banyak wisata sejarah di Yogyakarta dan sekitarnya yang dapat dikunjungi. Dimana destinasinya menyuguhkan keindahan historis dan peninggalan kebudayaan masa lalu, baik itu arsitektur bangunannya, ada istiadatnya maupun atraksi kesenian daerahnya.

Jika Kamu senang liburan mengunjungi tempat bersejarah, tak ada salahnya untuk mencoba pergi traveling ke Jogja. Daerah berjuluk Kota Budaya ini kaya akan historis dan kultur. Disamping itu, ada banyak pilihan wisata sejarah yang bisa disambangi. Selain mengenal sejarah dan cantiknya bangunan heritage, Anda pun juga dapat mengetahui atraksi budaya dan kesenian daerah, serta cerita folklore.

Berikut 5 Wisata Sejarah di Yogyakarta dan Sekitarnya Yang Direkomendasikan:

1. Keraton Yogyakarta (Kota Yogyakarta)

Sebelum kemana-mana, sebaiknya berkunjung ke Keraton Jogja terlebih dahulu. Kalian dapat mengenal sejarah dan budaya Jawa. Mulai arsitekstur bangunan Kraton, Taman Sari, Situs Pulo Kenanga, Museum Kereta dan banyak lagi. Sedangkan di Museum Keraton Anda akan mengetahui pusaka, keris, lukisan, dan benda bersejarah lainnya. Juga ada atraksi kultural seperti gamelan karawitan, wayang, tari tradisional, mocopat, garebeg, sekaten, topo bisu mubeng beteng, jamasan pusaka, labuhan, dan serunya bermain masangin di Alun-alun Kidul.

2. Candi Borobudur (Utara Yogyakarta, Magelang)

Salah satu keajaiban dunia. Candi Borobudur tercatat sebagai situs warisan dunia UNESCO. Candi abad 8 Masehi ini peninggalan kebudayaan Kerajaan Mataram pada masa Wangsa Syailendra. Borobudur candi Buddha terbesar di dunia. Arsitektur candinya megah menyatu bersama nuansa spiritual, dan monumental relief Candi Borobudur indah ceritanya seperti kisah Siddhartha Gautama hingga peristiwa sejarah masa lalu. Uparaca ritual Hari Waisak pun digelar setiap tahunnya. Terkadang juga dipentaskan seni tari, ada festival budaya hingga event sport tourism. Bila ingin melihat sunrise Candi Borobudur cobalah datang pagi hari, atau alternatif lain pergi ke Puthuk Setumbu.

3. Candi Prambanan (Sleman)

Begitu juga Candi Prambanan telah tercatat sebagai situs warisan dunia UNESCO. Prambanan candi Hindu terbesar di Indonesia, juga disebut Candi Lara Jonggrang. Candi abad 9 M ini dibangun pada periode Wangsa Sanjaya Kerajaan Mataram Kuno. Candi Syiwa terbesar, dikelilingi candi kecil banyak. Megahnya bangunan candi menyatu dengan nuansa spiritual, relief Candi Prambanan mengisahkan Mahabaratha dan peristiwa historis masa silam. Serta upacara ritual Hari Nyepi digelar setiap tahunnya. Tertarik ingin menyaksikan Sendratari Ramayana, ada pilihan tiket reguler hingga VIP. Terkadang juga ada festival budaya dan event sport tourism. Dan selalu dikaitkan cerita rakyat Roro Jonggrang.

4. Situs Ratu Boko (Sleman)

Kawasan situs Ratu Boko ini berlokasi diatas perbukitan utara Candi Prambanan. Diperkirakan sebagai keraton Kerajaan Hindu-Buddha abad 8 Masehi. Keraton Ratu Boko menempati lahan yang luas, terdiri dari beberapa kelompok bangunan diantaranya Gerbang, Candi Batukapur, Pembakaran, Paseban, Pendapa, Keputren, Gua Lanang, Wadon, dan banyak lagi. Juga ditemukan artefak. Selain indahnya historis dan bangunan candi, spot foto instagramable yang menjadi incaran favorit wisatawan saat berkunjung ke situs bersejarah ini adalah saat senja, gerbang siluet sunset Candi Ratu Boko cantik sekali. Oh iya, situs ini juga selalu dikaitkan dengan folklore Rara Jonggrang dan Bandung Bondowoso, kisah cinta seorang putri dan pangeran.

5. Candi Ijo (Sleman)

Letaknya tidak jauh dengan Taman Tebing Breksi. Candi Ijo tipe candi teras berundak 9 tingkat, puncak paling tinggi merupakan candi utama lengkap dengan candi perwara. Terdapat prasasti, arca, makara, relief Dewa Syiwa, Brahma, Wisnu, artefak, dan lain sebagainya. Diperkirakan peninggalan era Kerajaan Mataram, dibangun sekitar abad 9 Masehi. Disamping itu, Candi Ijo ini memiliki pemandangan alam bagus, karena keberadaannya diatas bukit. Dari tempat ketinggian, Kalian dapat melihat indahnya landscape. Terlebih ketika sore hari, matahari terbenam dari Candi Ijo eksotis banget.

Tidak hanya itu saja, sebetulnya masih banyak lagi wisata sejarah di Yogyakarta dan sekitarnya yang bisa dikunjungi.